
Tajamkasus com-Pelalawan –proyek Pembangunan Drainase Alokasi dana APBD kabupaten Pelalawan Riau dijalan Sepakat Kerinci timur diduga hanya asal jadi sangat di sayangkan.
Bagaimana tidak, proyek pembangunan Drainase yang memiliki anggaran Rp.1,6 miliar tersebut diduga dikerjakan asal jadi oleh rekanan kontraktor.
Bukan tanpa alasan, dugaan itu, berdasarkan fakta dilapangan dimana saluran air tersebut tidak mengalir.
sehingga ketika musim hujan linkungan jalan Sepakat tersebut mengalami kebajiran pihak dinas terkait berapa kali awak media menjumpai kepala dinas PUPR melalui kepala bidang Kabid (SDA)Sumber Daya Air Latif Busroni MT namun tak datang bertemu diruang kerja nya.
Selain itu, dari pengamatan media awak dilapangan, terhadap pembangunan Drainase tersebut Sangat mengukur pemerintah Daerah kabupaten Pelalawan warga jalan Sepakat bersukur terhadap pembangunan Drainase tersebut guna untuk menghindari kebajiran.
Yang kita sesali pembangunan Drainase yg dikerjakan oleh rekanan kontraktor hanya mencari keuntungan pribadinya.
Warga jalan Sepakat Sangat kecewa terhadap Proyek pembangunan Drainase tersebut yg dialokasi di jalan Sepakat kerinci timur yg dikerjakan oleh rekanan kontraktor tahun anggaran 2024, diduga hanya membuat keuntungan saja diungkapkan warga.
Kabid Latif pada saat dihubungin media ini melalui fia Salulernya pada saat itu menjawabnya ke awak media pada tahun 2025 proyek pembangunan Drainase tersebut sy pagil rekanan kontraktornya untuk memperbaiki mengapa air tersebut tidak tersalur.
Baru baru ini ‘awak media mencoba konfirmasi kembali terhadap proyek pembangunan Drainase yang dialokasikan di jalan Sepakat PKL kerinci timur kabupaten Pelalawan kabid Latif namun sampai saat ini tak ketemu.
Dalam kejadian ini,tentu konsultan dan pihak dinas terkait yang juga memiliki fungsi pengawasan dalam pembangunan tersebut terkesan ada indikasi kami mengirimkan pihak dinas terkait tak dihiraukan sehingga berita baik tim.







