
tajamkasus.com-Pelalawan – Dugaan maraknya praktik perjudian jenis togel ilegal di wilayah Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, menuai sorotan dari warga. Aktivitas yang diduga telah berlangsung cukup lama itu dinilai meresahkan masyarakat dan berdampak buruk terhadap lingkungan sosial.
Sejumlah warga Pangkalan Kerinci yang enggan mengungkapkan identitasnya kepada media, praktik perjudian togel diduga masih bebas beroperasi di beberapa titik wilayah hukum Polres Pelalawan. Aktivitas tersebut disebut-sebut melibatkan penulis togel dan koordinator yang mengumpulkan hasil taruhan, baik melalui kupon kertas maupun perangkat telepon seluler.
“Setahu kami, praktik togel ini sudah lama ada dan seolah-olah tidak menyentuh hukum. Kami sebagai warga merasa resah, apalagi lokasinya dekat dengan organisasi dan tempat umum,” ujar salah seorang warga yang tidak ingin disebut namanya, pada Selasa (9/1/2025).
Berdasarkan informasi yang ada di lapangan, dugaan aktivitas perjudian tersebut terlihat di sejumlah lokasi, seperti di kawasan Jalan Sepakat, Jalan Lingkar, hingga beberapa warung dan kedai kopi di wilayah Pangkalan Kerinci. Aktivitas itu berlangsung pada siang hingga malam hari.
Perjudian togel singkat namun diduga melibatkan banyak pihak. Apalagi perputaran uang dari aktivitas ilegal itu diperkirakan cukup besar setiap bulannya.
Namun demikian, informasi tersebut masih bersifat dugaan dan memerlukan penelusuran lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.
Seorang warga lainnya menyampaikan kekhawatirannya terhadap dampak sosial yang ditimbulkan.
“ Kami khawatir anak-anak dan generasi muda ikut terpengaruh. Judi togel ini bisa merusak mental dan masa depan mereka,” ujarnya.
Dalam penelusuran di lapangan, awak media juga memperoleh keterangan dari seorang pria yang mengaku sebagai penulis togel dan menanyakan identitasnya dirahasiakan.
Ia menjelaskan mekanisme permainan serta besaran taruhan dan hadiah yang ditawarkan kepada pemain.
“Kalau untuk keuntungan, tergantung berapa taruhan dan angka yang dibeli.
Misalnya beli angka dua harga dua ribu maka harga bayarnya jika tebakan nomornya benar meraih keuntungan 120 ribu serta yang lainnya bervariasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan kalau dirinya hanya sebagai penulis sementara bosnya pak kumis alias S, sambil memberikan nomor yang bersangkutan.
” Saya dijelaskan hanya penulis, kalau bos saya pak Kumis alias S, kalau mau ambil nomor beliau saya kasih,” lanjutnya.
Sementara itu, pak kumis alias S, yang diduga sebagai bos togel tersebut saat dikonfirmasi.ungkapnya hanya sebagai penulis dia.
Masyarakat berharap pihak kepolisian dapat menerima informasi dan keluhan warga tersebut. Mereka meminta aparat penegak hukum menjalankan tugas sesuai ketentuan undang-undang guna menciptakan rasa aman dan membenarkan di tengah masyarakat.
“Kami berharap Polres Pelalawan dapat bertindak tegas dan melakukan penertiban jika memang terbukti ada praktik perjudian. Jangan sampai dibiarkan berlarut-larut,” kata tokoh masyarakat setempat.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Polres Pelalawan terkait dugaan aktivitas perjudian togel ilegal tersebut guna memperoleh keterangan resmi lebih lanjut.tim







